Membagun Pendidikan Berbasis TIK

Asalamualaikum,Wr.Wb

Upaya Pengentasan kemiskinan
Untuk kemiskinan yang sifatnya sementara, program pengentasannya dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebelum dan sesudah kemiskinan itu terjadi. Pendekatan yang kedua, yaitu upaya rehabilitasi atau penyembuhan masyarakat dari kemiskinan, merupakan pendekatan yang populer dilakukan di Indonesia. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari sumbangan-sumbangan, bantuan sosial, program jaminan sosial, dan sebagainya. Pendekatan yang pertama dapat dilakukan dengan mengembangkan kebijakan yang pro masyarakat miskin, misalnya dalam penentuan pajak dan anggaran belanja sosial. Faktanya, kekayaan yang dapat dimiliki seseorang, baik berupa materi, status sosial, maupun potensi internal pribadinya, seperti kesehatan dan talenta, tidak tersebar secara merata dalam kehidupan masyarakat. Adalah tanggung jawab pemerintah untuk memelihara keseimbangan di dalam kehidupan masyarakat melalui kebijakan-kebijakannya, sehingga kesenjangan sosial tersebut semakin menyempit.

Untuk bentuk kemiskinan yang kedua, karena sifatnya yang permanen dan sering terjadi secara turun temurun, maka pendekatan yang dilakukan tidaklah sama. Orang yang telah terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang permanen akan sulit untuk melepaskan diri dari ikatan tersebut karena prospek hidupnya akan relatif inferior dibandingkan lingkungan sosialnya. Efek yang saling memperkuat dari gejala-gejala kemiskinan—pendidikan rendah, kualitas kesehatan yang buruk, dan lingkungan sosial yang tidak ramah—akan terus mengelilinginya, sehingga ia semakin sulit untuk menaikkan kualitas kehidupannya.

Satu-satunya cara yang paling efektif untuk meningkatkan taraf hidupnya ialah melalui pendidikan. Pendidikan di sini bukan hanya sebatas mengikuti program wajib belajar atau menjadi siswa di lembaga-lembaga pendidikan formal, mengingat biaya pendidikan formal yang berkualitas saat ini sangat tinggi, sehingga sulit dicapai oleh masyarakat miskin pada umumnya. Pendidikan di sini diartikan sebagai segala upaya pemberdayaan potensi-potensi yang dimiliki oleh masyarakat, sehingga membuatnya mampu untuk mengatasi persoalan-persoalan hidup, antara lain memenuhi kebutuhan hidup, memperoleh rasa aman, dan berpartisipasi lebih dalam lingkungan sosial. Upaya pemberdayaan tersebut bisa beragam, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pemberdayaan masyarakat melalui IT
Perkembangan yang pesat dalam teknologi informasi telah mendorong sejumlah inisiatif yang bertujuan untuk membuka akses yang seluas-luasnya terhadap berbagai sumber informasi, pengetahuan, dan materi pembelajaran berkualitas tinggi yang tersedia secara online. Misalnya, Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD), melalui program Open Educational Resources (OER)-nya, telah berhasil menyediakan materi-materi pembelajaran yang dapat diakses oleh seluruh pengguna Internet di dunia.

Program ini sangat berarti bagi para pengajar, para siswa, dan para pelajar mandiri, terutama yang berada di negara-negara berkembang. Mereka dapat menggunakannya secara langsung atau melakukan local adaptation agar dapat secara tepat memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah yang mereka hadapi. Dengan memanfaatkan berbagai sumber daya tersebut, masyarakat yang tidak mampu meraih pendidikan formal di sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi tetap dapat memperoleh materi pembelajaran yang berkualitas yang dibutuhkan bagi pengembangan dirinya.

Hal ini hanya bisa terjadi, tentu saja jika masyarakat tersebut memperoleh akses yang memadai terhadap Internet atau terhadap teknologi lainnya secara umum. Padahal, di satu sisi mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Bahkan, cara belajar seperti ini mungkin tidak pernah terpikirkan sama sekali oleh mereka karena kesibukan harian yang menyita waktu mereka. Selain itu, bagi negara-negara berkembang, termasuk negara kita, masalah infrastuktur selalu menjadi perhatian yang utama. Infrastruktur yang belum memadai dan belum tersebar merata masih menjadi kendala bagi akses terbuka terhadap beragai sumber pembelajaran tersebut.

Untuk menuju Indonesia yang maju dan mampu bersaing di era globalisasi, maka perlu adanya pemanfaatan peralatan teknology karen dengan perkembangan teknology maka Sistem pendidikan di Indonesia ini akan benar-benar melaju pesat,bahkan dengan menggunakan peralatan pembelajaran berbasis TIK akan mempercepat daya pikir siswa dan mampu melaju dalam era persaingan yang kian berkembang,

Dari tahun 90-an Negara indonesia mencuba mengembangkan pendidikan berbasis TIK, namun itupun hanya bisa ada di (dikti) nah saat sekarang ini sudah banyak dan meninggkat pesat sistem pembelajaran yang berbasis TIK,kurang lebih 10 ribuh Sekolah yang sudah mempunyai koneksi Internet, bukan suatu hal yang mustahil mencetuskan program yang dapat menjaring hampir ke seluruh pelosok nusantara dengan menggunakan sistem internet yang di Polopori dari Telkom. Ini adalah sejarah bagi negara indonesia untuk lebih memandag bahwa perlunya pendidikan yang berbasis TIK,maka itu kepada Instansi baik dari Diknas,Sekolah agar dapat bekerjasama untuk dapat meninggkatkan kwalitas siswa dengan menggunakan sistem pembelajaran Teknology, agar kwalitas pendidikan di Indonesia ini dapat di perhitunggkan Oleh pendidikan dunia luar dan lebih meniggkatkan sumber daya manusia Yang siap bersaing di negara lain, karena kwalitas siswa dalam memahami perkembangan teknology sangat meniggkat dan dapat di pertaruhkan dengan dunia luar.

 Tujuan

Secara umum manajemen peningkatan mutu sekolah ini mempunyai tujuan :

1.Memperoleh masukan agar konsep manajemen ini dapat diimplemantasikan dengan mudah dan sesuai dengan kondisi

lingkungan Indonesia yang memiliki keragaman kultural, sosioekonomi masyarakat dan kompleksitas geografisnya.

2.Menambah wawasan pengetahuan masyarakat khususnya dilingkungan sekolah.

3.Supaya ada peran serta dari masyarakat sekolah baik secara kelompok maupun secara individu yang peduli terhadap

pendidikan, khususnya peningkatan mutu pendidikan.

4.Memotivasi masyarakat sekolah supaya mau terlibat dan berpikir mengenai peningkatan mutu pendidikan di sekolah

masing-masing.

5.Untuk menggalang kesadaran masyarakat sekolah supaya ikut serta secara aktif dan dinamis dalam mensukseskan

peningkatan mutu pendidikan.

6.Untuk memotivasi timbulnya pemikiran-pemikiran baru dalam mensukseskan pembangunan pendidikan dari individu

dan masyarakat sekolah yang berada di garis paling depan dalam proses pembangunan pendidikan tersebut.

7.Mensosialisasikan konsep dasar menajemen peningkatan mutu berbasis sekolah khususnya kepada masyarakat.

Manfaat.
Adapun manfaat administrasi sekolah adalah sebagai berikut :
a.Memperoleh pengetahuan dan kepegawaian baik untuk tenaga pendidik maupun tenaga administrasi.
b.Memperlancar administrasi sekolah
c.Mempercepat pencarian data.
d.Membantu dan memperlancar jalannya Proses Belajar Mengajar ( KBM )
e.Membantu dalam mempersiapkan sarana belajar yang digunakan oleh guru.
f.Ikut mendukung dan turut serta meningkatkan mutu pendidikan.

Mari kita bangun pendidikan berbasis TIK Demi Anak Bangsa.

SUDAHKA KITA MEMANFAATKAN PERALATAN PENDIDIKAN BERBASIS TIK-DEMI PENDIDIKAN ANK BANGSA.!!!!!!!??????

MARI MANFAATKAN SISTEM PENDIDIKAN BERBASIS TIK.

SEMOGA BLOG-MENGATASI KEMISKINAN DENGAN PENDIDIKAN BERBASIS TIK….DAPAT DIBACA PARA KALANGAN PUBLIK DAN  PARA  PEJABAT NEGARA……SALAM PENDIDIKAN SUKSES SELALU

 

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: